Bel istirahat...
Akhirnya seperti biasa,bel istirahat pun berbunyi. disampingku ada Nabila yang sibuk sendiri beres2 barang2 yang dipakai untuk belajar tadi. Aku terus memandanginya. Tapi tiba tiba...
"Apa?" Kata Nabila
"enggak kok enggak"
"Yaudah aku istirahat dulu"
"eh Bil..."
Biasanya nabila ngajak aku buat istirahat dan ke kantin Tapi sekarang memang berbeda. Aku berusaha mengejar dan menjelaskannya pada Nabila. Tapi dia tetap saja susah buat diajak ngobrol.
Aku hanya bisa duduk sendirian di kelas tanpa Nabila. Aku tetap menunggu dia. Tiba tiba ponsel ku berdering. Oh ternyata ada sms dari Nabila "1 New Message" akupun segera membacanya
<< Sya,aku mau ngomong sama kamu. ke taman sekarang juga gak pake lama. aku gak suka menunggu.
>> iya bil,aku kesana.
Akhirnya aku bergegas berlari ke taman belakang sekolah menemui Nabila. Akupun duduk diseelah Nabila.
"Kamu mau ngomong apa Bil?"
"..." tapi Nabila hanya diam sambil melihat keadaan sekitar taman.
"Diam kamu menyatakan seribu bahasa Bil.."
"Sebenernya..."
"Sebenernya apa bil?" ujarku penasaran.
"Aku..."
"Kamu.....masih kecewa ya gara gara aku ngobrol terus sama Namira? maafin aku ya Bil..."
"Sebenernya aku itu....."
"Ayodong bil... ngomong aja."
Tiba Tiba Nabila meluk aku. Aku masih heran bingung kaget tambah asdfghjkl. Aku ngerasain perasaan yang aneh saat itu. Perasaan itu datang lagi!
"sebenernya aku masih berharap bisa ngobrol sama kamu,ke kantin sama kamu,kemana mana sama kamu. Aku gak mau gini. Aku sayang sama sahabat aku,dan itu kamu orangnya. Aku mungkin bakal nyoba buat ngebiasain diri aku dalam keadaan kaya gini"
"Aduh Bil... Kamu......."
"Aku kenapa..."
"Kamu masih lebay kaya dulu dulu bil... haha"
"Aku serius Sya...."
"Yah,mungkin kamu bisa nerima keadaan walaupun terpaksa,aku tau itu. Kamu memang nahan rasa sakit hati yang membekas Tapi kamu emang kuat ngejalaninnya. Makasih ya. Kamu emang sahabat aku yang paling baik. Aku suka kamu deh"
"Iya. Mungkin emang aku harus nyoba kuatin diri aku. kaya semen dicampur air dingin atau panas juga ya tetep aja semen. Aku emang harus jadi aku yang bisa nyesuain diri aku sama alam sekitar."
"Yaudah. Gausah pikir panjang lagi. Kita ke kelas yuk"
"Yuk"
Skip
Akupun duduk disampin Nabila lagi.
"Bil..."
"iya?"
"Kamu gak apa apa kan?"
"Aku gak apa apa kok"
Skip
Dirumah Alisya...
"Sya.."
"Iya ma?"
"Sekarang pekerjaan mama dan papa akan pindah sementara. Apa kamu mau ikut papa mama? kalau kamu gak mau ikut,boleh. Tapi gak ada yang ngurus kamu."
"Emang pindah nya kemana?"
"Kemungkinan ke Perancis lalu kalau ada perubahan akan ke sydney"
"Tapi persahabatan aku sama Nabila gimana?"
"itu kamu yang putuskan. Kamu kalau gak mau ikut,gaada siapa siapa dirumah ini"
"Yaudah aku ikut. Tapi kita bakalan bisa balik lagi kesini kan?"
"Bisa kalau memang pekerjaan nya bisa cepat selesai"
"..."
Aku bingung. Kalau aku ikut kesana,aku akan berpisah sama Nabila. Walaupun emang kita masih bisa connect tapi menurut aku itu belum cukup karena kita baru aja baikan tadi siang. Aku gak mau hubungan kita ancur lagi. Mungkin aku bakal dapet kehidupan baru disana Tapi aku hanya ingin bersama Nabila.
Alisya Room...
aku membawa sebagian foto foto ku bersama Nabila. Dan beberapa hadiah yang diberikan Nabila untukku. Aku akan pergi besok siang. Dan mungkin masih ada waktu yang bisa kuhabiskan bersama Nabila.
"Apa yang harus aku lakuin? Aku bingung. Aku pengen Nabila disamping aku. Tapi aku juga gak mau dirumah sendirian. Aku gak mau disana nanti akan ada seseorang yang bisa menggantikan posisi Nabila. Aku harus gimana nih? disisi lain,aku juga sayang sama Nabila" Ujarku saat berbicara didepan cermin.
Skip
Besoknya aku langsung pergi kesekolah membawa surat yang akan kuberikan ke Nabila. Sesampainya aku disekolah,aku langsung masuk ke dalam kelas yang akan aku tinggalkan untuk sementara...
"Nabil...."
"Iya,ada apa Sya?"
"Nih buat kamu" Ujarku sambil memberikan sepucuk surat untuk Nabila.
"Surat dari kamu?"
"Iya"
"buka ah..."
"Eh jangan sekarang. Bacanya nanti siang yah. Entar pokonya kita harus sms san dan connect terus ya."
"aduhh sebenernya ada apasih? kok rempong amat?"
"Udah nanti kamu juga tau deh"
"oke..."
Skip
saat istirahat,aku lebih memlilih bersama Nabila. Aku ngabisin waktu ini hanya untuk bersama Nabila. Walaupun Namira aku cuekin karena dia tetap bergaul sama temen temen yang lain,aku tetap senang saat aku bersama Nabila.
--
Saat bel tanda pulang berbunyi,aku juga memilih pulang bersama Nabila, Kita udah ngobrol seperti biasanya. Aku mau kita kaya gini selamanya..
"ah.. akhirnya sampai juga. Makasih ya bil udah mau nemenin sama nganterin aku pulang walau cuma jalan kaki"
"Sama sama. itu kan emang kewajiban aku sebagai sahabat"
"iya bil..."
"Mata kamu kenapa Sya? kok basah gitu? mau nangis ya? ihhh Alisya cengengg"
"Ah enggak kok. perih doang kok bil.." walaupun sebenarnya aku meneteskan sedikitttt air mata tapi tidak mengalir di pipi ku. Air mata itu tersimpan di ujung mata dan kenangan indah saat aku bersama Nabila.
"ini yang dibilang gak apa apa Sya?" ujar Nabila sambil mengusap ujung mataku yang terdapat air mata yang meggumpal.
"kamu jangan tinggalin aku Bil..."
"Aku gak kemana mana kok. Aku selalu ada disitu tuh... Jangan nangis ya"
"iya iya."
"Kalau gitu,aku pulang dulu ya. Nanti pas dirumah aku baca deh surat dari kamu. Jangan nangis ya. Daahhh"
"Daaaahhh..."
setelah Nabila pulang,aku langsung ganti baju. dan langsung berangkat ke Bandara bersama orang tua ku.
----
Nabila Room...
Setelah Nabila sampai dirumahnya. Dia langsung lempar tas di kamarnya. Dan langsung membaca surat dari Alisya..
"Buka sekarang deh..."
Dear Nabila...
Aku mungkin sahabat paling jahat didunia karena aku ngekhianatin kamu. Aku emang tega ninggalin kamu sendirian demi ngobrol sama orang lain. Sebenernya aku gak suka itu. Tapi di sisi lain setiap aku ngelakuin 1 kesalahan,kamu selalu menjawab "Gak apa apa" . Setiap kali aku bertanya "Kamu gak apa apa?" Kamu selalu menjawab "Aku gak apa apa" Tapi aku tau,sebenernya kamu itu sakit hati karena aku berubah sejenak yang ngebuat 1 luka kecil yang berbekas. Dan itu rasanya sakit sekali. dan,sekarang aku pindah ke Perancis dan sydney karena pekerjaan mama dan papa ku. Tapi kalau sudah selesai pekerjaan nya,aku bakal sekolah disini lagi kok. Aku harap kamu gak ngelupain aku . walaupun kamu lupa sama aku,aku bakalan dateng dan ngingetin kamu buat inget sama aku. Dan apapun yang terjadi. aku tetap suka dan sayang sama kamu sebagai sahabat terbaik aku. Thanks,buat semua kebaikan kamu.
Alisya.
"Jadi maksud Alisya tadi itu....."
To Be Continued.
No comments:
Post a Comment