"Nanti juga kamu tau kok Bil..."
"Okeoke"
Skip
Akhirnya akupun pulang kerumah karena aku tidak boleh berlama lama disini.
Esoknya di sekolah...
"Hai Sya,tumben banget dateng jam segini"
"Hehe iyanih. Lagi males aja dateng pagi pagi"
"Eh Sya,emang bener gak sih sekarang itu ada murid baru?"
"Iya sih kayanya"
"Soalnya tadi aku ngeliat ada orang yang kayanya belum aku kenal. Mungkin dia murid barunya."
"Yaudah,kita tunggu aja. Kan kalau emang ada murid baru,kan pasti dikenalin dulu di kelas kita"
"Iya ya"
Tak lama kemudian,bel tanda masuk pun berdering...
Kring Kring....
"Ih Sya,kok tumben banget sih bel bunyi jam segini?"
"Iya ih. Bukannya biasa nya jam 07:30 ya? sekarang kan baru aja jam 07:00 ?"
"mungkin aja bakalan ada pengumuman,jadi aja masuk nya lebih cepat"
"anak anak. Kenalkan,ini teman baru kalian. Silahkan perkenalkan diri kamu"
"Hai semua. Nama aku Namira. aku pindahan dari Tangerang. Aku pindah kesini karena mengikuti orang tua ku."
"Silahkan kamu duduk di sebelah Tiara"
"Iya bu"
Akhirnya Murid baru itupun duduk di sebelah Tiara. Kebetulan,bangku tiara itu sejajar dengan bangku Aku sama Nabila.
"Hai,nama kamu siapa?" Ujar Namira ke Tiara
"Aku Tiara. Kamu?"
"Aku Namira"
"Kenapa kamu milih pindah ke sekolah ini?"
"Soalnya dari luar aku udah suka sama sekolah ini. Guru guru nya juga baik. dan aku suka sama eskul disini. Dan keliatan nya murid murid disini asik semua. Makanya aku milih sekolah disini"
"Oh gitu.. Semoga kamu suka ya sekolah disini"
"Iya,makasih ya"
"sama sama"
Sekarang tempat duduk aku sejajar dengan Namira. Aku melihat ke sebelah lalu aku tersenyum padanya,Dia juga membalas senyum ku.
"Nama kamu siapa?" Tanya Namira
"Nama aku Alisya,kamu Namira?"
"Iya,kok kamu tau?"
"Soalnya kamu kan tadi ngomong didepan kelas. Gimana sihh"
"Hehe.. iya"
Akupun segera mengajak ngobrol Nabila. Tetapi Nabila keliatan kesal denganku.
"Bil?"
"Hah?"
"Marah ya?"
"Enggak kok"
"Kok kamu jadi gini sih?"
"aku gak apa apa kok Sya... Tenang ajaa"
"Oh gitu. Yaudah deh"
Skip
Besoknya....
Semakin hari aku semakin akrab dengan Namira. Sampai sampai aku tidak sadar kalau aku memiliki Nabila disampingku. Memang setiap hari aku hanya asik bergaul dengan Namira. Tapi,aku tetap memikirkan Nabila yang aku gak peduliin.
Akhirnya akupun menemui Nabila dirumahnya...
"Kamu mau ngomong apa Sya?"
"Apa kamu marah sama aku?"
"Enggak kok"
"Gausah bohong deh sama aku"
"Aku gak apa apa kok sya"
"Apa kamu gak apa apa,waktu kamu ngeliat aku ngobrol sama Namira tapi kamu dicuekin? apa itu gak apa apa?"
"Iya,aku gak apa apa kok Sya"
"Cuma kamu bil,sahabat terbaik aku"
"Kamu juga Sya"
"makasih ya bil"
"Sama sama Sya,hmm aku ke toilet dulu ya. Kamu jangan kemana mana"
"Iya"
Nabila sedang ke toilet. aku tidak sengaja menemukan Buku Diary nya Nabila. Aku pun membukanya.
"Diary?"
Akupun membaca tulisan yang Nabila tulis kemarin.
Dear...
Aku gak tau kenapa. Sepertinya Alisya sudah menemukan teman barunya. Dia lebih mentingin Namira dibanding aku. Tapi aku cuma bisa nahan nangis dan senyum didepan Alisya. Tapi sebenernya aku gak mau juga kehilangan sahabat ku. Aku cemburu waktu Alisya berkenalan dengan Namira. Aku hanya bisa diem. Aku gak mau bikin Alisya kecewa cuma karena aku ngambek dia kenalan sama Namira. Aku bakal mendem rasa kecewa aku.
"Jadi. Nabila beneran kecewa aku kenalan sama Namira?"
Tiba tiba Nabila dateng,aku buru buru nyimpen Diary punya Nabila di tempat asalnya. Aku gak mau Nabila sampai tau kalau aku buka buka Diary nya.
"Abis ngapain Sya?"
"Enggak ngapangapain kok Bil.."
"Oh gitu"
"Kok kamu lama amat sih di toilet"
"Biasa lah sya. Perempuan memang terbiasa lama lama di toilet"
"Hehehe..."
" Sya.."
"iya bil"
"Makasih ya kamu udah mau ngertiin perasaan aku"
"Iya Bil... Sama sama. Kita kan Bf. iya gak?"
"Iya dong. Hehehe"
"...
To be continued.
No comments:
Post a Comment